Posted on

Kereta Api Krakatau dan Pemisahan Jalur

Per 17 Juli 2017 Kereta Api Krakatau resmi berhenti beroperasi. Namanya ganti jadi Kereta Api Singosari dan rutenya diperpendek cuma Blitar-Jakarta Pasar Senen. Padahal keberadaannya banyak membantu. Apakah terkait pemisahan jalur Kereta Commuter, Kereta Bandara Soetta dan KAJJ?

Padahal dibilang minim okupasi nggak juga, justru keberadaannya banyak membantu traveler yang mau ke Merak dan sekitarnya tapi butuh transportasi cepat dan efisien. Terutama urang Bandung, Kereta Api Krakatau cukup membantu dan jadwalnya bersahabat. Naik Kereta Api Serayu dulu ke Senen nah dari Senen ke Merak nyambung Krakatau.

Namun, sebentar lagi kenikmatan itu harus dikubur dalam-dalam. Kereta Api Krakatau bakal diperpendek rutenya jadi cuma nyampe Stasiun Pasar Senen aja berikut namanya diganti jadi Kereta Api Singosari.

KRL Commuter Line dan Kereta Bandara Soekarno Hatta

Banyak yang mempertanyakan kenapa PT. KAI meniadakan rute perjalanan sampai ujung barat Pulau Jawa itu. Sementara masyarakat banyak yang butuh terutama yang memang tinggalnya di sekitaran Serpong, Balaraja, Serang, Cilegon dan Merak. Okupasi rute Merak nggak jelek-jelek amat. Tarifnya juga lumayan Rp 50.000,00 kalo dari Jakarta.

Rata-rata mereka memprediksi ditiadakannya rute Merak itu ada kaitannya sama operasional KRL Commuter Line yang sekarang sampai Stasiun Rangkasbitung dan rencana pengoperasian Kereta Bandara Soekarno Hatta. Kebetulan kereta Bandara bakal ngelewatin jalur yang biasa dilewatin Kereta Api Krakatau ke Merak.

Rencananya Kereta Bandara punya dua rute yakni ke Stasiun Manggarai via Stasiun Duri dan ke Stasiun Jakarta Kota. Boleh jadi PT. KAI maunya jalur kereta bandara itu steril dari Kereta Api Jarak Jauh.

Alasan lainnya mungkin nggak mau mengganggu perjalanan KRL Commuter Line rute Rangkasbitung (jalur hijau / jalur barat). Memang ada benarnya juga, PT. KAI boleh jadi nggak mau ada KRL yang ketahan KAJJ kaya di jalur Bekasi.

Pemisahan ini bisa jadi alasan penutupan Kereta Api Kalimaya, Kereta Api Patas Merak dan Kereta Api Lokal Jakarta Rangkasbitung sebelumnya, pasca operasional KRL Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung.

Idealnya Commuter-KAJJ Harus Pisah

Memang bagusnya sih jalur kereta commuter sama Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) harus dipisah. Supaya tak saling mengganggu. Karena kalo disatuin kita bisa lihat sendiri di jalur Bekasi dimana KRL Commuter Line sering ketahan nunggu disusul rangkaian KAJJ.

Ditutupnya rute Kereta Api Krakatau ke Merak bisa jadi karena PT. KAI kepengen pisahkan antara jalur Commuter Line dan KAJJ. Sebelum KRL nyampe ke Rangkasbitung, jalur Tanah Abang-Merak memang diisi Commuter Line (ke Serpong s.d. Parung Panjang), Kereta Api Krakatau, Kereta Api Kalimaya, Kereta Api Patas Merak, Kereta Api Lokal Merak, Kereta Api Lokal Rangkas dan kereta api barang.

Setelah KRL Commuter Line tembus Rangkasbitung, semua rangkaian patas dan lokalan, termasuk Kalimaya ditiadakan. Praktis tinggal nyisain KRL Commuter Line, Kereta Api Krakatau dan Kereta Api barang. Sementara lokalannya dipangkas cuma Rangkasbitung-Merak.

Idenya sih bagus supaya perjalanan Commuter Line nggak terlalu banyak terganggu. Cuma yang jadi masalah tak sedikit pengguna protes, terutama yang udah enak nyepur ke Merak naik Kereta Api Krakatau. Sekarang Krakatau udah ditutup, rutenya dipangkas, berubah jadi Kereta Api Singosari.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.