Posted on

Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko/MCW 302

Kereta Api Bisnis (K2) ternyata nggak cuma versi kereta biasa, tapi ada juga versi KRD Shinko/MCW 302. Salah satunya pernah dinas sebagai KRD Bumi Geulis dan KRD Patas Bandung Raya (Non-AC). Sayang sekarang nggak lagi dinas karena sebagian besar armada udah dikonversi jadi Rail Clinic 3.

Nggak abis-abis ya ngebahas kereta api bisnis (K2), ya memang perlu sih dibahas sebelum semuanya hilang. Meski wacana penghapusan Kereta Api bisnis (K2) udah lama dari tahun 2009 atau pertama kali Pak Jonan memimpin PT. Sepur, eksekusinya baru sekarang, atau setelah jabatan beliau dilanjutin sama Pak Edi Sukmoro.

Kereta Api Bisnis (K2) mulai hilang di tahun 2014, waktu Kereta Api Fajar Utama Semarang dan Kereta Api Senja Utama Semarang harus mengakhiri masa dinasnya, digantikan sama Kereta Api Menoreh yang melayani rute Jakarta Pasar Senen (PSE)-Semarang Tawang (SMT). Kereta Api Jayabaya pun setali tiga uang. Terlahir kembali bukan sebagai kereta api bisnis (K2) melainkan ekonomi plus (K3).

Bukan cuma kereta api jarak jauh (KAJJ), kereta api bisnis (K2) lokalan Bandung Raya pun harus ikut pensiun dan kena imbas penyeragaman operasional jadi Kereta Api Lokal Bandung Raya yang udah dipasang fasilitas AC Split. Kebetulan KRD Shinko/MCW 302 yang biasa dinas sebagai Kereta Api Patas Bandung Raya (Non-AC) masih kipasan. Jadi dianggap kurang layak dimasukin dalam pola penyeragaman tersebut.

Alhasil armada KRD Shinko/MCW 302 terpaksa dikandangin di Dipo Lokomotif Bandung dalam waktu 2 tahun sebelum akhirnya dikeluarin lagi dari kandang tahun 2016 untuk selanjutnya dimodifikasi jadi Rail Clinic 3 dan kini dinas di Divire IV Tanjung Karang (TNK).

Interior Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko/MCW 302

Dari segi tempat duduk, Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko/MCW 302 nggak beda sama K2 yang dipake di Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Cuma untuk rangkaian yang pernah dinas di Daop 2 Bandung sebagai Kereta Api Patas Bandung Raya —sebelumnya Bumi Geulis—- keliatan salah satu ciri khas yang mencolok yakni warna ijo royo-royo khas Bumi Geulis yang masih bertahan meski telah dimutasi ke Daop 2.

KRD Shinko/MCW 302 ini kalo dihitung udah 4 kali dimutasi. Mula-mula dinas sebagai KRD Prameks Solo Balapan-Jogjakarta, abis di PA (Pemeliharaan Akhir) dikirim ke Daop 1 Jakarta buat didinasin di jalur kereta api Bogor-Sukabumi yang baru aja siap buat dipake lagi setelah lama non-aktif. Pas dinas di jalur legendaris tersebut namanya jadi KRD Bumi Geulis. Beroperasi pagi dari Sukabumi (SI) dan sore dari Bogor (BOO).

Sayang masa dinas KRD Bumi Geulis cuma 4 tahun (2008-2012). Kerusakan mesin bikin kereta ini harus dikandangin di Dipo Tanah Abang (THB). Operasional KRD Bumi Geulis di jalur Bogor-Sukabumi sendiri digantiin sama Kereta Api Pangrango, mulai dinas 9 November 2013. Kelar dibetulin di Dipo Tanah Abang, ex-KRD Bumi Geulis dimutasi lagi kali ini ke Daop 2 Bandung untuk memperkuat armada KRD Patas Bandung Raya.

Kurang lebih satu setengah tahun KRD Shinko/MCW 302 ini menghirup sejuknya hawa Kota Bandung dan sekitarnya. Menjelang akhir 2014, PT. KAI Daop 2 Bandung melakukan semacam penyeragaman operasional kereta lokal, dimana semua Kereta Api Patas dihapus dan dialihkan ke Kereta Api Lokal Bandung Raya. Ditambah lagi ada mutasi rangkaian ex-Penataran Ekspres dari Daop 8. Lagi-Lagi KRD Shinko/MCW 302 ini harus masuk kandang.

Lama nggak dipake, di 2016 sebagaian armada KRD Shinko/MCW 302 ex KRD Patas Bandung Raya (termasuk bekas Bumi Geulis) dikirim ke Balai Yasa Jogjakarta (Pengok) buat dikonversi jadi Rail Clinic 2 dan Rail Clinic 3. Keduanya disiapin buat dinas di Pulau Sumatera. Terkhusus bekas Bumi Geulis, ini keempat kalinya harus mengalami mutasi, bahkan kali ini harus nyeberang pulau.

Rail Clinic 2 dinas di Divisi Regional III Palembang dan Rail Clinic 3 di Divisi Regional IV Tanjung Karang. Praktis armada KRD Shinko/MCW 302 kini tinggal tersisa 2 kereta saja di Dipo Lokomotif Bandung (BD). Belum jelas mau diapain trainset sisa ini. Tapi kita masih bisa mengabadikan selagi masih ada di tempatnya sekarang. Paling dari jarak jauh, karena kalo mau masuk Dipo harus ada izin dulu, nggak bisa sembarangan.

Lha, masuk stasiun aja harus punya tiket kan? Apalagi mau liat Dipo Lokomotif Bandung, kudu punya Boarding Pass Jarak Jauh. Tiket Lokalan susah karena cuma bisa masuk lewat pintu selatan (gedung lama).

Berikut foto-foto Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko/MCW 302 ex KRD Prameks, KRD Bumi Geulis dan KRD Patas Bandung Raya:

Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko MCW 302 (1)

Foto 1 – Interior ex KRD Bumi Geulis dan KRD Patas Bandung Raya. Sekilas nggak jauh beda sama Kereta Api Bisnis (K2) yang biasa dipake jarak jauh. Cuma nggak ada toilet aja sama masih kipasan.

Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko MCW 302 (2)

Foto 2 – Sejumlah armada KRD Shinko/MCW 302 di Dipo Lokomotif Bandung (BD) nggak lama setelah penyeragaman operasional Kereta Api Lokal Bandung Raya yang meniadakan perjalanan Kereta Api Patas Bandung Raya AC dan Non-AC

Kereta Api Bisnis (K2) versi KRD Shinko MCW 302 (3) Foto 3 – KRD Shinko/MCW 302 tersisa di Dipo Lokomotif Bandung (BD)

Advertisements

Leave a Reply