Posted on

Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34: Rangkaian Idle Jadi Reguler

Selain 12 perjalanan reguler, Kereta Api Argo Parahyangan punya 2 perjalanan tambahan yang satu kereta Full K1 (eksekutif) manfaatin idle Turangga yang kini jadi reguler. Adanya tambahan 2 trip itu menjadikan titisan sang legenda punya 13 perjalanan reguler.

12 perjalanan reguler kereta api Argo Parahyangan masing-masing 6 trip Bandung-Gambir yang nomornya ganjil (KA 19, 21, 23, 25, 27. 29), 6 trip lainnya dari Gambir ke Bandung nomor genap (KA 20, 22, 24, 26. 28. 30). Trainsetnya sendiri ada 3 dimana satu kereta terdiri dari 4 kereta K1 + 1 kereta MP3 16 + 4 kereta K3 16 ditarik lokomotif CC 206.

Trainset 1 dipake buat perjalanan KA 19, KA 22, KA 25, KA 28. Trainset 2 dipake KA 20, KA 23, KA 26, KA 29. Trainset 3 dipake KA 21, KA 24, KA 27, KA 30. Semuanya punya Dipo Kereta Api Bandung (BD) dan nginep di Bandung, kecuali Trainset 2 di Stasiun Manggarai (MRI) karena perjalanannya sebagai KA 29 berakhir di Stasiun Gambir dan mengawali perjalanan sebagai KA 20 dari Stasiun Gambir.

Pelopor Argo Campuran.

Nggak disangka-sangka peminat kereta api Argo Parahyangan semakin meningkat. Itu semua karena jalan tol Cikampek dan Cipularang yang semakin padat. Kondisi ini bikin kereta api jadi diminati lagi. Padahal kalo diliat dari sejarahnya, Kereta Api Argo Parahyangan sendiri itu gabungan dari 2 kereta, Parahyangan dan Argo Gede.

Mulai dinas tanggal 27 April 2010, Kereta Api Argo Parahyangan hadir sebagai jawaban atas kegalauan pelanggan setia Kereta Api Parahyangan, khususnya kelas bisnis, yang nggak setuju PT. KAI pensiunin sang legenda. Meskipun di satu sisi PT.KAI pengen nyelamatin perusahaan karena kerugian Kereta Api Parahyangan gede banget. Ya, semua imbas dari Tol Cipularang dan menjamurnya otobus di rute Jakarta-Bandung.

Sementara itu Kereta Api Argo Gede okupasinya masih terbilang lumayan, meski nggak bisa juga dibilang bagus. Karena itulah PT.KAI pengen maksimalin kereta ini di jalur Jakarta-Bandung, daripada tetap maksain Parahyangan dinas tapi harus nanggung kerugian besar.

Buat para pelanggan setia Kereta Api Parahyangan yang ogah kehilangan layanan transportasi massal murah meriah itu, PT.KAI tetap mau akomodasi mereka. Caranya dengan nambahin 1-2 kereta api bisnis (K2) di Kereta Api Argo Gede pada jam-jam tertentu dan penyesuaian jadwal perjalanan (kereta api Argo Gede pake slot yang dtinggalin Parahyangan).

Melalui semacam Focus Group Discussion (FGD) atau temu pelanggan, nama Argo Parahyangan akhirnya dipilih sebagai wujud dari akomodasi 2 segmen berbeda yakni pelanggan Eksekutif Argo (K1) Kereta Api Argo Gede dan pelanggan setia kelas bisnis (K2) Parahyangan yang tetap bisa menikmati meski sang legenda pensiun. Tak hanya itu, Kereta Api Argo Parahyangan sendiri juga jadi pelopor Argo Campuran.

Agak aneh sih ada Kereta Api Argo tapi kelasnya campuran, bawa kereta api bisnis (K2) yang waktu itu belum ber-AC. Karena dimana-mana namanya Kereta Api Argo itu identik sama kelas eksekutif teratas, lebih unggul daripada eksekutif satwa biasa.

Kereta Api Argo Parahyangan Full Eksekutif.

Di 2011, seiring mulai dikuranginya Kereta Api Bisnis (K2) secara bertahap, Kereta Api Argo Parahyangan kembali ke khitahnya sebagai kereta api argo, meski ada satu trainset yang masih narik Kereta Api Bisnis. Formasi ini tetap bertahan sampe menjelang Lebaran 2016. Setelah itu PT.KAI mulai kembaliin formasi Kereta Api Argo Parahyangan jadi K1+K2, 2 trainset bawa 4 K1+1 MP1+1 K2 dan 1 trainset lagi 4 K1 + 1 MP1/2 + 3 K2.

Beberapa bulan berselang, kereta api bisnis (K2) diganti sama ekonomi plus (K3 16). Di antara 3 trainset campuran terselip satu trainset yang full eksekutif, yakni Kereta Api Argo Parahyangan 33 (Bandung-Gambir) dan Kereta Api Argo Parahyangan 34 (Gambir-Bandung). Trainset ini manfaatin idle Turangga di pagi dan siang hari (sebelumnya Harina).

Awalnya KA 33 dan 34 dijalanin secara fakultatif guna menjawab kebutuhan pelanggan Jakarta-Bandung yang mulai kembali melirik kereta api sebagai alternatif transportasi. Karena jadwal yang cukup bersahabat dan okupasi bagus, akhirnya KA 33 dan 34 mulai dijalanin secara reguler.

Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34: Rangkaian Idle Jadi Reguler (3/3)
Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34: Rangkaian Idle Jadi Reguler (2/3)
Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34: Rangkaian Idle Jadi Reguler (1/3)

Maka jadilah kereta api Argo Parahyangan sekarang punya 4 trainset, 3 trainset asli punya sendiri (4 K1+ 1MP316+ 4K316) ditambah satu trainset lagi manfaatin idle Turangga rangkaian full K1 meski sejatinya trainset yang ini kereta api satwa, bukan argo. Ya, sekarang memang susah bedain mana argo dan satwa karena kereta yang nyaris seragam. kadang kereta argo nyantol di satwa begitupun sebaliknya.

Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Argo Parahyangan 33/34

Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34 yang manfaatin idle Turangga harga tiketnya nggak jauh beda sama yang biasa atau kereta sendiri. Harga tiket mulai Rp 100.000 s.d. Rp 120.000,00. Bisa nyampe Rp 125.000,00 bahkan Rp 130.000,00 kalo permintaan lagi tinggi atau bookingnya rada mepet. Jadwal perjalanannya sendiri sebagai berikut:

A. Kereta Api Argo Parahyangan 33 (idle Turangga)

  • Berangkat Stasiun Bandung (BD), 08.30 WIB
  • Tiba Stasiun Bekasi (BKS), 08.47 WIB
  • Tiba Stasiun Jatinegara (JNG), 11.32 WIB
  • Tiba Stasiun Gambir (GMR), 11.50 WIB

B. Kereta Api Argo Parahyangan 34 (idle Turangga)

  • Berangkat Stasiun Gambir (GMR), 12.35 WIB
  • Berangkat Stasiun Bekasi (BKS), 13.07 WIB
  • Tiba Stasiun Purwakarta (PWK),  14.13 WIB
  • Tiba Stasiun Cimahi (CMI), 15.48 WIB
  • Tiba Stasiun Bandung (BD), 16.00 WIB

Pemesanan tiket kereta api Argo Parahyangan 33 dan 34 idle Turangga bisa dilayani mulai H-90. Tertarik coba kereta idle yang sekarang dijadiin reguler? Yuk booking tiketnya sekarang juga di sini >> BOOK NOW << layanan booking tiket real time online 24 jam, tersedia berbagai pilihan metode pembayaran, mulai Transfer Bank (rekening dan virtual account), internet banking BCA, sampe Kartu Kredit.

KA Argo Parahyangan 33 (Bandung-Gambir)
start from Rp 100.000 to 130.000
Berangkat Bandung, 08.50 WIB
Berangkat Cimahi, 08.47 WIB
Tiba Bekasi, 11.13 WIB
Tiba Jatinegara, 11.32 WIB
Tiba Gambir, 11.50 WIB
KA Argo Parahyangan 34 (Gambir-Bandung)
start from Rp 100.000 to 130.000
Berangkat Gambir, 12.35 WIB
Berangkat Bekasi, 13.07 WIB
Tiba Purwakarta, 14.13 WIB
Tiba Cimahi, 15.48 WIB
Tiba Bandung, 16.00 WIB

 

Advertisements

Leave a Reply