Posted on

Harga Tiket Kereta Api Lodaya Eksekutif Termurah di Koridor Selatan

Selain kelas bisnis, Kereta Api Lodaya juga punya layanan kelas eksekutif. Bila dibanding sama kereta api eksekutif lainnya di koridor selatan, Harga Tiket Kereta Api Lodaya Eksekutif paling murah. Soal peminat In Syaa Alloh nggak kalah sama kelas bisnis.

Pertama kali dinas sebagai Kereta Api Fajar Pajajaran / Senja Mataram layanannya memang full kelas bisnis (K2), tapi seiring berjalan waktu gerbong kelas eksekutif mulai ditambah, terutama mulai tahun 2000-an saat nama kereta api Lodaya mulai dipake dan rute diperpanjang sampai Klaten dan Solo.

Dulu 2 Sekarang 4 Gerbong

Awalnya Kereta Api Lodaya eksekutif cuma terdiri dari 2 gerbong. Kadang formasinya nyaris sama kaya sang Legenda Parahyangan yang sekarang udah reinkarnasi jadi Argo Parahyangan yang waktu itu dalam satu rangkaian terdiri dari 2 gerbong eksekutif, 1 kereta makan, 4 gerbong bisnis dan 1 kereta pembangkit ditarik Lokomotif CC 201.

Belakangan rangkaian gerbong eksekutif bertambah jadi 4 gerbong dan bertahan sampai sekarang, karena tingginya peminat kelas eksekutif yang sebelum tahun 2015 masih satu-satunya yang punya fasilitas AC sebagai pendingin udara.

 

(Mayoritas) Masih Gerbong Lama

Sayangnya gerbong kelas eksekutif di kereta api Lodaya rata-rata masih gerbong lama. Bahkan udah ada dari zaman PJKA dulu yang artinya sebelum dipake Lodaya udah pernah dipake sama rangkaian kereta api lainnya. Itu karena Kereta Api Lodaya baru dinas pertama kali di era Perumka tahun 1992, dan belum pernah ngerasain livery merah putih khas PJKA tapi langsung pake livery hijau-birunya Perumka.

Memang kadang Sang Macan narik rangkaian gerbong eksekutif yang lebih baru yakni buatan tahun 1990-an dan 2000-an yang mirip gerbong kelas eksekutif argo. Semoga aja ke depan Kereta Api Lodaya bakal bawa gerbong yang lebih baru, malah kalo perlu sekalian gerbong K1 2017 yang udah dipake rangkaian kereta api elite dari Jakarta.

Apalagi kalo nanti kelas bisnis-nya diganti kelas ekonomi premium K3 2017 lebih cocok digandeng sama K1 2017 daripada sama gerbong yang sekarang kebanyakan udah sepuh, dipasangin gerbong bisnis yang juga sepuh.

Tiket Paling Murah

Meski cenderung masih bawa gerbong lama, harga tiket kereta api Lodaya eksekutif paling murah di antara kereta api eksekutif lainnya di koridor selatan Jawa Barat. Karena kereta api lain di rute yang sama, yakni Bandung – Jogjakarta – Solo, paling murah tiketnya Rp 275.000,00 untuk kelas eksekutif. Sementara batas atasnya Rp 370.000,00.

Harga tiket kereta api Lodaya eksekutif batas bawahnya Rp 230.000,00 dan batas atas Rp 320.000,00. Ada juga harga tengah-tengah di Rp 260.000,00 dan Rp 290.000,00. Tarif tersebut berlaku di semua perjalanan Kereta Api Lodaya, baik di rute Bandung – Jogjakarta -Solo Balapan, Bandung – Kutoarjo, Bandung – Kroya dan Bandung – Priangan Timur.

Nah, khusus koridor Bandung – Priangan Timur yakni jurusan ke Garut via Stasiun Cipeundeuy, Tasikmalaya dan Banjar, tersedia harga khusus Rp 75.000,00 tapi kalo kamu mau dapatin harga itu ada syaratnya yaitu kamu cuma bisa beli langsung di stasiun (go show) maksimal 2 jam sebelum berangkat, selama seat masih ada, dan kemungkinan nggak bisa pilih kursi.

Masih Tetap Diminati

Sekalipun gerbongnya rata-rata udah tua, kereta api Lodaya eksekutif masih tetap diminati. Masih adanya peminat karena harga tiketnya yang jauh lebih murah daripada kereta api eksekutif lainnya di koridor Bandung-Solo yang rangkaian gerbongnya lebih baru daripada Kereta Api Lodaya.

Nggak sedikit peminat kelas eksekutif disini pelarian dari kelas bisnis, kenapa? Karena kehabisan tiket kelas bisnis, sementara kelas eksekutif masih tersedia, jadi aja tiket kelas eksekutif disikat yang penting tetap naik kereta api Lodaya.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.