Posted on

Foto Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees (3): Jalan Malabar 1

Jalur rel mati Bandung Kiaracondong Karees ternyata nggak berhenti sampe Jalan Samoja Dalam, tapi terus nyambung ke Jalan Malabar 1 hingga berakhir di Hotel Harapan Indah. Foto jalur rel mati Kiaracondong Karees kali ini dimulai dari mulut Jalan Malabar 1, terusannya Samoja Dalam. 

Masuk akal memang karena Jalan Samoja Dalam yang banyak ditemuin bekas jalur rel mati Bandung Kiaracondong Karees nyambung ke Jalan Malabar 1, nyeberangin Jalan Malabar. Di Samoja Dalam, jalur rel mati banyak ditemuin terutama mulai dari ujung jalan (dari arah Jalan Laswi) sampe ke Jembatan.

Blusukan kemarin bahkan berhasil menciduk satu rel mati di dalam warung bakso. Sama satu lagi ngegantung di jembatan, kaya nggak ada bekas jembatan kereta api disitu. Boleh jadi jembatannya udah dibongkar dan diganti sama jembatan yang sekarang.

Awalnya Nggak Sengaja

Sebetulnya admin sama sekali nggak kepikiran buat ngubek-ngubek jalur rel mati Kiaracondong-Karees. Secara jalur itu kalah pamor sama jalur rel mati yang lain bahkan nyaris terlupakan. Nggak banyak orang tau. Cuma kejadiannya waktu abis dari Trans Studio Mall mau coba telusurin bagian dari jalur rel mati Bandung-Ciwidey petak Cibangkong Lor-CIbangkong, disitulah semuanya bermula.

Abis dari lokasi yang diperkirakan bekas Halte Cibangkong Lor, ada rel mati yang belok ke kiri (Jalan Cinta Asih). Dikira itulah kelanjutan dari jalur rel mati Bandung Ciwidey. Penasaran memang, alih-alih ketemu sama jalur utama malah menjauh hampir 3 km. Sampe ketemu Jalan Laswi, penelusuran pun selesai.

Cuma pas ngebandingin sama salah satu video penelusuran rel mati Bandung-Ciwidey ternyata jalur yang di Jalan Cinta Asih itu bukanlah jalur rel mati Bandung-Ciwidey, melainkan Kiaracondong-Karees. Disini mulai ada rasa penasaran. Mulai buka-buka literatur sampe akhirnya benar-benar Blusukan Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees tanggal 13 April 2018.

Dari blusukan rel mati Bandung Kiaracondong Karees itu didapetin banyak foto, yang kalo semuanya diposting sekaligus bakal kepanjangan dan bisa bikin kamu nggak betah. Maka dari itu postingannya dibagi jadi 3, mulai dari Postingan pertama (Foto Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees (1): Sejajar Jalur Utama) untuk segmen Stasiun Kiaracondong ke Halte Cibangkong Lor dan kedua di segmen Jalan Cinta Asih dan Samoja Dalam (Foto Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong-Karees (2): Jalan Cinta Asih dan Samoja Dalam).

Segmen Akhir Jalan Malabar 1

Nah, untuk segmen terakhir penelusuran di Jalan Malabar 1 mulai dari ujung jalan sampe ke Hotel Harapan Indah. Selesai Blusukan rel mati Bandung Kiaracondong Karees di Jalan Samoja Dalam, penelusuran berlanjut di Jalan Malabar 1 dimana antara Jalan Samoja Dalam dan Jalan Malabar 1 ada satu jalan raya yang lumayan vital di Kota Bandung yakni Jalan Malabar. Membentang dari Palasari sampe ke Jalan Ahmad Yani atau Kosambi.

Menyeberangi Jalan Malabar terus masuk ke Jalan Malabar 1 yang sebetulnya nggak lebih dari “gang senggol” karena cuma muat pejalan kaki atau paling banter sepeda dan motor. Nggak sampe 1/2 km ketemulah jejak jalur rel mati Kiaracondong-Karees di jalan itu. Keliatannya rel itu nggak cuma satu, tapi ada dua, satu jalur di Jalan Malabar 1 dan satunya lagi jadi teras rumah.

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 33 - Nyeberang Jalan Malabar masuk Malabar 1 mulai terlihat lagi ada bekas rel

Dugaan adanya rel ganda di Jalan Malabar 1 makin kuat setelah didapatin ada bentang rel dengan ukuran nggak wajar di dekat sebuah rumah. Kenapa nggak wajar? Ukurannya terlalu kecil, bahkan untuk ukuran tram sekalipun. Berarti memang mendekati benar disitu rel mati sejatinya nggak cuma satu tapi dua. Pertanyaannya kalo relnya dua, kemana besi yang satunya? Wallohu a’lam. Boleh jadi hilang secara jalur rel mati ini udah dari pertengahan 70-an.

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 34 - Diperkirakan rel nggak cuma satu dari ukuran yang ditemukan nampak tak lazim untuk rel tunggal

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 35 - besi rel cuma sebelah

Abis dari situ ketemulah sama jembatan. Coba diperiksa ternyata dibawah jembatan itu ada bantalan rel. Itu artinya, jembatan di Jalan Malabar 1 dulunya jembatan kereta api dan Jalan Malabar 1 sendiri sebetulnya bagian dari jalur rel mati Bandung Kiaracondong Karees. Diliat dari ukurannya nggak salah lagi jembatan ini sebelumnya memang jembatan kereta api yang setelah nggak lagi aktif dicor dan dijadiin jembatan biasa.

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 36 - Jembatan Malabar 1 ternyata bekas rel kereta api (bantalan kayu di bawah)

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 37 - Bantalan kayu di bawah bekas jembatan kereta api

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 38 - Bekas jembatan rel kereta api Jalan Malabar 1

Selepas jembatan masih ditemuin sedikit jejak-jejak jalur rel mati Kiaracondong Karees sampe keluar dari Jalan Malabar 1 dan ketemu sama Hotel Harapan Indah. Jejak-jejak itupun berakhir disini. Cuma ada satu yang menarik, bangunan lama disamping Hotel Harapan Indah diduga bekas salah satu kompleks pergudangan Karees yang terhubung ke Stasiun Kiaracondong via jalur rel mati Kiaracondong Karees.

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 39 - Selepas jembatan rel nampak lagi

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 40 - Rel masih terlihat

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 41 - Jalan Malabar 1 yang diduga bekas jalur kereta api Kiaracondong Karees berakhir dekat hotel Harapan Indah

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 42 - Bangunan lama dekat Hotel Harapan Indah, bagian dari pergudangan Karees kah

Alhamdulillah selesailah sudah ngumpulin foto jalur rel mati Bandung Kiaracondong-Karees hasil dari Blusukan rel mati Bandung Kiaracondong Karees. Masih lanjut nggak nih? InSyaaAlloh iya, tapi yang dekat sama ini bakal ngereview tentang Depot Pertamina Samoja yang jadi bagian dari urat nadi jalur rel mati Bandung Kiaracondong Karees. Setelah Depot berhenti beroperasi, otomatis relnya juga mati.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *