Posted on

Bekas Jalur Kereta Api Kota Manggarai (Bawah) di Stasiun Gambir

Bekas jalur kereta api kota Manggarai (bawah) di Stasiun Gambir bisa ditemuin nggak jauh dari pintu masuk sebelah utara. Percis disamping Alfa Express dan Gallery UKM

Lama banget ya nggak ngepost? Iya, karena banyak orderan Tiket Kereta Api Lebaran dan ngutak atik channel YouTube jadi aja blog sedikit nggak keurus. InSyaaAlloh mulai sekarang akan ada postingan lagi paling nggak dalam sehari ada satu postingan baru. Untuk posting setelah lama hibernasi inSyaaAlloh kita akan bahas bekas rel kereta api di area parkir Stasiun Gambir, dekat pintu utara.

Rel di area parkir ini boleh jadi bekas jalur kereta api kota Manggarai waktu masih di bawah atau belum dikeatasin kaya sekarang. Memang agak susah nemuin sisa-sisa rel bawah ini, secara jalurnya udah di elevated sejak tahun 1992 dan bekasnya yang dibawah udah berubah jadi jalan biasa 2 lajur.

Bekas Jalur Kereta Api Kota Manggarai (Bawah) di Stasiun Gambir (1/2)

Continue reading Bekas Jalur Kereta Api Kota Manggarai (Bawah) di Stasiun Gambir

Advertisements
Posted on

Jalur Kereta Api Mati di Jakarta (1): Manggarai-Jakarta Kota Bawah

Tanpa kita sadari ternyata ada beberapa jalur kereta api mati di Jakarta, salah satunya antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Jakarta Kota (bawah) yang mati setelah ada jalur layang. Sisakan bekas jembatan di depan Masjid Istiqlal.

Jalur kereta api mati alias rel mati mulai ada sejak zaman penjajahan Jepang tahun 1942-1945. Di era itu beberapa jalur terutama peninggalan perusahaan kereta api swasta Belanda banyak yang ditutup.

Relnya dicabut dan dipindah ke tempat lain misalnya di jalur Maos-Purwokerto Timur punya SDS relnya dipindahin ke Kachanaburi Thailand sama jalur Rancaekek-Tanjungsari punya SS dibawa ke Bayah buat dibikin jalur kereta api baru di sana, menghubungkan Saketi-Bayah.

Continue reading Jalur Kereta Api Mati di Jakarta (1): Manggarai-Jakarta Kota Bawah

Posted on

Lokomotif si Gombar, Sang Legenda Priangan

Lokomotif si Gombar (DD52) pernah jadi legenda perkeretaapian tanah Priangan. Jadi mallet terakhir yang didatengin Staatspoorwagen (SS), kini jejaknya udah susah ditemuin lagi karena dilebur semua.

Jauh sebelum lokomotif CC206 beroperasi, pernah ada jenis lokomotif uap bertenaga yang sanggup taklukkan jalur ekstrem pegunungan terutama di tanah Pasundan yang sekarang masuk wilayah Daop 2 Bandung. Beberapa ruas disini memang terkenal ekstrem, baik tanjakan atau turunan.

Continue reading Lokomotif si Gombar, Sang Legenda Priangan

Posted on

Kronologis Tragedi Bintaro 1 versi PJKA

Dari banyak versi yang ada dan berseliweran di dunia maya, inilah release resmi kronologis Tragedi Bintaro 1 tanggal 19 Oktober 1987 yang makan korban tewas 150 penumpang versi PJKA.

Mumpung belum terlalu jauh, masih hangat dan baru jarak sebulan lebih sedikit dari tulisan sebelumnya berjudul “Mengenang 30 Tahun Tragedi Bintaro 1” yang isinya “second from disaster” kecelakaan kereta api terbesar di Indonesia itu gabungan dari berbagai sumber di dunia maya.

Continue reading Kronologis Tragedi Bintaro 1 versi PJKA

Posted on

KRL Pertama di Indonesia, dari Tanjung Priok ke Mestercornelis

KRL Pertama di Indonesia mulai dinas tahun 1925, rutenya dari stasiun Tanjung Priok ke Mestercornelis (sekarang Stasiun Jatinegara). Sayang jalur bersejarah itu sekarang malah dilewatin Kereta Api Barang, Kereta Api Walahar Ekspres dan Kereta Api Jatiluhur.

KRL Commuter Line Jabodetabek yang sekarang dioperasiin sama PT. KRL Commuter Indonesia punya sejarah panjang dari zaman penjajahan Belanda. Infrastruktur KRL mulai dibangun tahun 1923 dan selesai 1924. Jalur kereta api pertama yang dielektrifikasi atau dibikin Listrik Aliran Atas (LAA) dari Stasiun Tanjung Priok ke Mestercornelis (sekarang Jatinegara).

Continue reading KRL Pertama di Indonesia, dari Tanjung Priok ke Mestercornelis