Posted on

KRL Tokyo Metro 5000 Tertua Kedua di Indonesia

Dilihat dari tahun operasionalnya, KRL Tokyo Metro 5000 jadi yang tertua kedua di Indonesia. Paling tua tentu nggak lain si Bon Bon yang sering dijalanin sebagai KLB dan dimodifikasi pake mesin Rheostatik.

Masih nyambung sama postigan sebelumnya, Kisah Sedih KRL Tokyo Metro 5000, kali ini mimin mau ngebahas tentang KRL Tokyo Metro 5000 dan sejumlah KRL uzur lainnya yang pernah beroperasi di negeri ini.

Continue reading KRL Tokyo Metro 5000 Tertua Kedua di Indonesia

Advertisements
Posted on

Kisah Sedih KRL Tokyo Metro 5000

Nyaris dibesi tuakan di negara asalnya, Jepang, ujung-ujungnya dikirim ke Stasiun Purwakarta dan Cikaum bersama para pendahulunya. Puncaknya anjlok di Stasiun Manggarai 3 Oktober 2017.

Harusnya mimin jangan bahas KRL ya, karena nggak ada di Bandung (walaupun ke depan bakalan ada karena udah jadi wacana lama). Cuma masalahnya mimin dan KRL pernah jadi soulmate waktu masih kuliah di UI dan IPB, plus kerja di daerah Setiabudi Jakarta Pusat. Baik KRL Ekonomi Jabodetabek maupun KRL AC (Ekonomi AC, Semi Ekspres dan Ekspres).

Continue reading Kisah Sedih KRL Tokyo Metro 5000

Posted on

Kereta Api Argo Kok Ekonomi ? Bukan Hal Baru!

Baru-baru ini sebagian pengguna dikejutkan sama rangkaian kereta api Argo Parahyangan Tambahan yang ternyata kelas ekonomi semuanya. Memang sih ekonominya premium, tapi sebagian ngerasa janggal aja, kok bisa-bisanya kereta api argo tapi kelasnya ekonomi? Padahal sebenarnya itu bukan hal baru karena dulu juga pernah ada.

Apalah arti sebuah nama? Mungkin pepatah yang satu ini pas buat rangkaian Kereta Api Argo Parahyangan yang memang lain daripada yang lain. Biasanya kereta api argo selalu identik sama kelas eksekutif nan mewah, bahkan kemewahannya bisa menyaingi pesawat, tapi rangkaian yang sehari-harinya melayani warga Bandung yang mau ke Jakarta dan sebaliknya ini benar-benar beda. Kereta Api Argo Parahyangan, argo tapi ada kelas ekonominya, meski bukan ekonomi 106 penumpang.

Continue reading Kereta Api Argo Kok Ekonomi ? Bukan Hal Baru!

Posted on

Apa Maksud Pecut? (Kembali Menyoal Selendang Pecut)

Ada yang tanya di social media “Apa maksud pecut?” Yang jelas pertanyaan ini masih ada hubungan sama livery kereta api Indonesia sekarang, kenapa dijulukin livery pecut, selendang pecut, dan sejenis. Malah sampai dibanding-banding sama livery terdahulu.

Kaya nggak ada habis-habisnya kontroversi seputar livery selendang pecut. Baru-baru ini ada yang tanya sama admin “Apa maksud pecut?” (kalimat aslinya “pecut apaan?”). Mau nggak mau pertanyaan kaya gitu meski dinilai sebagian orang cuma iseng tetap harus dijawab. Tentunya kali ini bukan sekedar livery selendang pecut tapi maksud hakiki dari pecut itu sendiri.

Continue reading Apa Maksud Pecut? (Kembali Menyoal Selendang Pecut)

Posted on

Pro Kontra Livery Selendang Pecut

Livery “selendang pecut” atau livery kesepakatan yang sekarang dipake di kereta api Indonesia mengundang pro dan kontra. Satu sisi ada yang nyebut elegan tapi nggak sedikit yang mencibir dan lebih suka sama livery kereta api model lama.


Livery Selendang Pecut pertama kali diperkenalkan waktu relaunching Kereta Api Jayabaya rute Jakarta Pasar Senen – Malang dan sebaliknya. Kereta Api ekonomi AC plus ini jadi yang pertama pake livery tersebut. Sebelum istilah selendang pecut populer, livery ini disebut kesepakatan. Disebut-sebut lebih elegan daripada sebelum-sebelumnya.

Continue reading Pro Kontra Livery Selendang Pecut