Posted on

Review Sedikit Penomoran Gerbong Kereta Api

Buat yang sering naik kereta pastinya kalo perhatiin di setiap gerbong suka ada nomor kaya gini “K1 0 99 XX XX”. Sebagian nggak terlalu ngerti nomor apa itu karena jelas cepat sampe adalah tujuan utamanya. Cuma buat mereka pecinta kereta api, kode atau nomor kaya gini bakal jadi perhatian.

Kira-kira apa tanggapan orang kalo kita bahas hal kaya gini? Tentang penomoran gerbong kereta api? Ya kalo foto-foto kereta api aja udah dianggap kurang kerjaan, apalagi ngomongin yang satu ini, mungkin lebih dari sekedar dianggap nggak ada kerjaan. Padahal penomoran gerbong kereta api itu punya arti penting lho, terkait kapan gerbong itu dibuat dan Dipo mana pemilik gerbong tersebut.

Continue reading Review Sedikit Penomoran Gerbong Kereta Api

Posted on

Kereta Api Argo Parahyangan dan Jati Dirinya

Sebelum semua gerbong diseragamin pake livery selendang pecut, sebagian kereta api argo masih keliatan jati dirinya. Diantaranya Kereta Api Argo Parahyangan. Sayang setelah pecut menyerang, jati diri sebagai kereta api dengan kelas tersendiri mulai pudar dan puncaknya dikawin paksa sama ekonomi plus. 

Ngomong-ngomong soal kereta api argo, pastinya nggak bakal bisa lepas dari asal usulnya. Kereta Api Argo mulai dinas di tahun 1995, dipelopori sama 2 rangkaian yakni Kereta Api Argo Bromo (JS950) rute Gambir-Surabaya Pasar Turi dan Kereta Api Argo Gede (JB250) rute Gambir-Bandung. Kehadirannya sekaligus kado buat 50 tahun kemerdekaan Indonesia.

Kereta Api Argo Parahyangan dan Jati Dirinya (1/7)

Continue reading Kereta Api Argo Parahyangan dan Jati Dirinya

Posted on

Kereta Api Argo Kok Ekonomi: Akhirnya Jadi Kenyataan!

Masa dinas Gopar Full Ekonomi akhirnya lanjut setelah masa angkutan Lebaran 2017 dalam wujud Kereta Api Argo Parahyangan Premium. Bahkan rangkaiannya udah punya Dipo Bandung (BD). Kereta Api Argo Kok Ekonomi akhirnya jadi kenyataan dan mulai dinas secara reguler. 

Kereta Api Argo Kok Ekonomi: Akhirnya Jadi Kenyataan (1/3)Abis Lebaran 2017 lalu kita dihebohin sama Kereta Api Argo Parahyangan yang rangkaiannya full ekonomi (K3). Beda sih sama ekonomi biasa dan ekonomi plus, Premium, tapi kaya ada sedikit kejanggalan karena selama ini kita tau yang namanya kereta api argo pasti identik sama eksekutif malah punya kelas tersendiri yang lebih tinggi daripada eksekutif biasa (satwa).

Sayang semua mulai sirna di tanggal 27 April 2010 bersamaan pensiunnya sang legenda, Kereta Api Parahyangan. Okupasi minim dampak dari dibukanya Tol Cipularang jelas ngerugiin perusahaan, PT. KAI. Pensiun jadi satu-satunya pilihan daripada terus-terusan rugi dan bisa mengganggu kinerja perusahaan secara umum.

Continue reading Kereta Api Argo Kok Ekonomi: Akhirnya Jadi Kenyataan!

Posted on

Kereta Api Lebih Berwarna Sebelum Livery Seledang Pecut

Meski dianggap elegan ternyata livery selendang pecut dinilai nggak lebih baik daripada livery lama yang menjadikan kereta api lebih berwarna.

Diakui memang iya, dulu rangkaian kereta api sangat berwarna. Ngebedainnya pun gampang. Warna abu-abu stripping ombak jadi trademark-nya kelas eksekutif, khususnya eksekutif argo. Warna biru jadi punya kelas bisnis dan eksekutif satwa. Adapun kelas ekonomi dengan fresh orange-nya, bahkan ada satu yang kombinasi hijau muda sampe disebut “nutrisari”

Continue reading Kereta Api Lebih Berwarna Sebelum Livery Seledang Pecut

Posted on

Stasiun Sadang yang Penuh Coretan

Dulu jadi tempat persilangan dan buat naik turun penumpang kereta api lokal. Tapi sekarang kondisinya sangat mengenaskan. Stasiun Sadang di Kabupaten Purwakarta dipenuhi coretan pilox.

Secara posisi Stasiun Sadang memang agak tanggung walaupun sangat strategis nggak jauh dari jalan raya Purwakarta yang dulu jadi akses utama angkutan jalan raya dari Jakarta ke Bandung sebelum ada tol Cipularang. Disitu juga ada warung soto yang cukup enak dan terkenal, Soto Sadang.

Continue reading Stasiun Sadang yang Penuh Coretan