Posted on

5 Kereta Api Bisnis di Daop 2 Bandung

Populasi makin sedikit, soon or later bisa aja diganti Premium, Daop 2 Bandung ternyata masih punya 5 rangkaian kereta api bisnis. Meski campuran dan nggak full. Apa sajakah itu?

Mungkin udah susah ya nemuin rangkaian kereta api bisnis yang full. Apalagi di Daop 2 Bandung. Sejak Kereta Api Mutiara Selatan balik lagi jadi eksis kaya di era PNKA dulu, Daop 2 Bandung udah nggak punya lagi rangkaian Full K2. Di PT. INKA sendiri gerbong bisnis atau K2 memang nggak diproduksi lagi.

Praktis gerbong K2 yang ada sekarang usianya di atas 30 tahun. Kebanyakan udah dinas dari tahun 1980-an, malah ada yang dari tahun 1970-an, kaya yang dulu sering dipake Kereta Api Cirebon Ekspres, Gambir-Cirebon. Sekarang setelah ganti K3 2016, gerbong K2 jadulnya dioper ke Ranggajati jurusan Jember.

5-kereta-api-bisnis-di-daop-2-bandungPT. INKA Madiun sendiri ngakuin bahwa mereka nggak lagi produksi gerbong bisnis atau K2. Sebagai gantinya mereka bakal ngegenjot produksi gerbong K3 Premium kaya K3 2017 yang ada sekarang. Ya, jangankan kelas bisnis, gerbong K3 2012/2014 yang dipake Bogowonto aja mereka nggak produksi lagi.

Meski demikian bukan berarti kereta api bisnis hilang semuanya. Masih bisa ditemuin kok. Cuma untuk Full K2 sekarang cuma Daop 5 Purwokerto dan Daop 6 Jogjakarta aja yang masih punya.

Rangkaian Full K2 sekarang cuma ada di Kereta Api Sawunggalih (Daop 5 / Jakarta Pasar Senen – Kutoarjo), Fajar Utama Jogja (Daop 6 / Jakarta Pasar Senen – Jogja), Senja Utama Jogja (Daop 6 / Jakarta Pasar Senen – Jogja), dan Senja Utama Solo (Daop 6 / Jakarta Pasar Senen – Solo Balapan).

Daop 2 Bandung sendiri nggak punya lagi rangkaian Full K2 setelah Kereta Api Mutiara Selatan kembali eksis. Kereta Api Bisnis memang masih ada, tapi digabung sama eksekutif dan berikut rangkaian kereta api bisnis —walaupun campuran— yang masih ada di Bandung

A. Kereta Api Ciremai Ekspres

Pertama kali dinas 28 September 2013 di rute Bandung-Cirebon, awalnya kereta api Ciremai Ekspres melayani kelas eksekutif dan ekonomi plus. Gerbong ekonomi yang dipake waktu itu kapasitas 106 penumpang sama kaya kelas ekonomi reguler.

Tingginya peminat terutama di musim mudik lebaran membuat PT. KAI menambah jadwal perjalanan kereta api Ciremai Ekspres sekaligus nambahin gerbong kelas bisnis (K2). Namun dalam perjalanannya, di tahun 2015, PT. KAI balikin lagi Kereta Api Ciremai Ekspres jadi 2 perjalanan dan gerbong ekonomi-nya diganti jadi kelas bisnis (K2).

Jadilah mulai saat itu Kereta Api Ciremai Ekspres eksekutif-bisnis. Oktober 2016, rute Kereta Api Ciremai Ekspres diperpanjang sampe Stasiun Semarang Tawang. Ini karena tingginya permintaan warga Semarang dan Pantura akan adanya kereta api yang langsung ke Bandung.

Jadwal perjalanan yang semula 2 kali dipangkas jadi cuma 1 kali trip dari Bandung di jam 06.15 WIB (KA 99/98) dan satu trip lagi dari Semarang jam 17.35 WIB (KA 97/100). Selain karena permintaan dari Semarang, perpanjangan rute ini bisa jadi efek dari Tol Cipali yang bisa mengancam kereta api ini kalo tetap di rute Cirebon.

Tiket kereta api bisnis Ciremai Ekspres tercatat paling murah terutama setelah Kereta Api Argo Parahyangan mulai ganti rangkaian bisnis-nya jadi ekonomi plus, dan cuma jalani kelas bisnis secara fakultatif. Rp 180.000,00 sekali jalan di rute terjauhnya nyampe Stasiun Semarang Tawang.

B. Kereta Api Harina

Ngelanjutin Kereta Api Mahesa, Kereta Api Harina awalnya melayani rute Bandung-Semarang Tawang tanggal 20 Mei 2003. Waktu itu statusnya kereta api eksekutif yang jalan di malam hari.  Agustus 2010, Kereta Api Harina tambah layanan kelas bisnis dan mulai saat itu jadi eksis (eksekutif-bisnis).

Perpanjangan rute nyampe Stasiun Surabaya Pasar Turi mulai 1 Maret 2013, Kereta Api Harina juga mulai nambah layanan ekonomi AC pake gerbong 106 penumpang di tahun 2014.

C. Kereta Api Lodaya

Kereta Api Lodaya awalnya sempat beroperasi full K2 lho, waktu masih bernama Kereta Api Senja Mataram/Fajar Pajajaran. Nama Lodaya sendiri mulai dikenal di pertengahan tahun 1990-an dan kelas eksekutif juga mulai ditambahin. Kereta Api ini jadi favorite buat ke Kebumen, Kutoarjo, Jogja, Klaten dan Solo alias Bumi Mataram.

Kereta Api Lodaya jadi satu diantara beberapa rangkaian kereta api yang masih pertahanin kelas bisnis yang udah ada dari mulai pertama kali dinas. Cuma nggak tutup kemungkinan juga ke depan bakal dapat alokasi K3 Premium buat gantiin kelas bisnis yang udah pada mulai uzur.

D. Kereta Api Malabar

Kereta Api Malabar juga punya layanan kelas bisnis lho, dari awal dinas tahun 2010, cuma dicampur sama kelas eksekutif dan ekonomi kapasitas 106 penumpang. Jadi pelopor atau kereta pertama yang bawa rangkaian eksekutif, bisnis dan ekonomi sekaligus (multikelas).

Gerbong kelas bisnis yang dipake Kereta Api Malabar sebelumnya punya Kereta Api Parahyangan, jadi begitu sang legenda pensiun, nggak lama kemudian Kereta Api Malabar diluncurkan. Kereta Api Malabar jadi yang pertama membuka rute langsung dari Bandung ke Malang.

E. Kereta Api Mutiara Selatan

Inilah rangkaian kereta api yang beberapa kali gonta-ganti layanan kelas. Awalnya sih ngelayanin kelas eksekutif-bisnis atau eksis di tahun 1972. Di tahun 1999 berubah layanan jadi Full K2 atau kereta api bisnis.

28 September 2016 jadi sejarah baru Kereta Api Mutiara Selatan yang tak terlupakan,  dimana layanannya berubah dari kereta api bisnis jadi kereta api ekonomi plus pake gerbong baru K3 2016 yang digadang-gadang ekonomi rasa eksekutif.

Sayang status baru itu ternyata nggak lama karena diprotes sama penumpangnya. Gerbong K3 2016 dinilai jelek dari sisi interior karena jarak antar kursinya terlalu sempit. Nggak cocok buat jarak jauh. 21 Oktober 2016 layanannya balik lagi jadi kereta api bisnis.

Per 13 Maret 2017, Kereta Api Mutiara Selatan balik lagi ke khitahnya sebagai kereta api campuran eksekutif-bisnis. Meski demikian, kita masih bisa menikmati layanan kereta api bisnis di sini. Rutenya sendiri dari Bandung ke Malang via Surabaya Gubeng.

Sebenarnya Kereta Api Argo Parahyangan masih punya layanan kereta api bisnis. Cuma dinasnya nggak setiap hari kaya sebelumnya. Memang masih ada di KA 31 dan KA 32 yang khusus dinas di hari Sabtu dan Minggu, sama satu lagi di hari Senin khusus KA  21 dan 24. Itu juga pake idle kereta api Harina.

Selain yang pake idle kereta api Harina, ada juga Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Fakultatif full kelas bisnis (K2) pake idle Senja Utama Solo yang cuma beroperasi di hari minggu aja. Rutenya sendiri dari Jakarta Pasar Senen ke Bandung.

5 Kereta Api Bisnis yang dibahas tadi itu memang masih rutin setiap harinya bawa gerbong kelas bisnis. Bukan rangkaian fakultatif atau jalan di hari-hari tertentu aja. Intinya paling nggak sampe sekarang, kereta api bisnis masih ada dan belum sepenuhnya hilang.

Jadi kita masih bisa nikmatin kelas bisnis legendaris ini, sebelum semuanya benar-benar hilang diganti K3 Premium. Sekarang PT. INKA lagi genjot produksi gerbong ekonomi terbaru buat ganti kelas bisnis, secara kelas bisnis sendiri udah nggak diproduksi lagi. Banyak yang dikonversi jadi gerbong barang, kelas eksekutif, sampai kereta wisata.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *