Posted on

2019 Booking Tiket Kereta Api Lebaran Pake Kuota!

Belajar dari carut-marut proses booking tiket kereta api lebaran 2018, untuk 2019 dipastikan bakal terapin sistem kuota. Itu artinya bakal ada pembatasan antrian baik tiket reguler maupun tambahan. 

Jujur aja, booking tiket kereta api lebaran 2018 ini terbilang unik. Selain terjadi pada saat proses transisi pasca “penutupan” Manglayang Tour, polanya juga masih pake pola lama, yakni booking via SMS/WA dan telepon. Udah itu nggak ada kuota antrian. Artinya calon pelanggan leluasa ngasih data-datanya, meski untuk sistem pembayaran jelas nggak lagi “pay later”.

Tapi ternyata pada praktiknya di lapangan justru malah carut-marut. Kenapa bisa begitu? Bayangin aja, satu keluarga yang mau mudik bisa punya 2 atau lebih kode booking. Sementara kita tau buat dapetin satu tiket atau satu kode booking aja susahnya setengah mati. Ini sampe 2 kode booking untuk satu keluarga, coba bayangin? Belum lagi yang minta kursinya dideketin atau ngumpul. Duh, dapetin satu kursi aja susahnya bukan main.

Itu semua terjadi karena nggak ada kuota atau pembatasan. Jadi aja pelanggan bisa semau-maunya minta dibookingin dan ngasih data-data, meski tetap harus bayar di muka. Nyatanya banyak yang nggak kebagian. Atau cuma kebagian one way saja. Kalo kaya gitu jelas uang harus dibalikin penuh. Nah buat balikinnya juga bukan perkara gampang, karena kita harus mereview ulang semuanya.

2019 Pake Kuota.

Hastag yang diawali 2019 memang lagi nge-trend sekarang, tapi itu semua kaitannya sama politik praktis, sementara di sini nggak ada sama sekali sangkut pautnya sama urusan politik. Ya, kita mah fokus aja sama urusan sendiri, ngapain ikut-ikutan politik, nggak guna, cuma buang-buang energi. Tapi biarpun begitu, kita juga punya hastag sendiri untuk 2019, yaitu 2019 Pake Kuota untuk Booking Tiket Kereta Api Lebaran.

Nah, diberlakukannya kuota untuk Booking Tiket Kereta Api Lebaran 2019 itu didasari kacaunya proses di tahun 2018 ini. Setelah dievaluasi secara mendalam memang perlu diterapkan sistem kuota, untuk memudahkan semuanya dan mengurangi kerja admin. Apalagi dari awal ada blog Lodaya Bandung ini harusnya semua proses booking tiket kereta api, termasuk tiket kereta api lebaran, udah online semuanya.

Cuma masalahnya pelanggan lama ex-Manglayang Tour pengennya tetap pake model lama. Okelah kita coba penuhi keinginan mereka, dan inSyaaAlloh ini nggak akan berubah untuk 2019 nanti, dengan catatan harus dibikin sistem kuota alias pembatasan.

GImana mekanisme sistem kuota booking tiket kereta api lebaran di 2019? Ya anggaplah bookingnya masih pake SMS/WA bahkan telepon langsung, tapi itu semua kudu dibatasin. Harus ada pembatasan misalnya cuma menampung kuota 20 calon penumpang, atau per harinya kita bikin kuota hanya 10 orang saja minimal 3 kode booking selama periode booking tiket kereta api lebaran 2019.

Terus untuk hari-hari favorite kaya H-3, H-2 dan H-1 nggak boleh lagi ada yang numpuk di satu hari. Jadi harus benar-benar dibatasi. Misalnya cuma boleh 3 kode booking atau setara 12 calon penumpang saja! Begitupula untuk tiket tambahan harus dibatasi maksimal 24 penumpang atau setara 6 kode booking. Itu juga kalo masih ada slot karena yang nggak kebagian tiket reguler otomatis masuk antrian tiket tambahan.

Oke deh, inSyaaAlloh Booking Tiket Kereta Api Lebaran 2019 pake kuota, kalopun masih ada yang satu keluarga 2 kode booking mungkin nggak jadi masalah selama masih ada kuota. Tapi kalo nggak ya mohon maaf, kita nggak bisa melayani anda.

Pengalaman adalah guru yang baik. Apa yang terjadi kemarin jangan sampe terulang lagi ke depannya. Sistem kuota ini baru awal, jadi kamu tunggu aja terobosan kita selanjutnya terkait sama booking tiket kereta api lebaran di 2019 nanti. Ya, tahun politik sih tahun politik, tapi aktivitas tetap jalan terus. Show must go on.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.